Perbedaan Rhematik dan Asam Urat

by Sri Maya , at 11:47 PM , has 0 komentar
Ilmu yang mempelajari penyakit rhematik disebut dengan rhematologi. Penyakit yang paling sering diderita dengan indikasi rasa pegal dan nyeri pada anggota tubuh manusia. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak setiap penyakit pegal pada anggota tubuh itu terkena penyakit rhematik, bisa jadi terindikasi penyakit asam urat. Dan antara rhematik dan asam urat itu dua jenis penyakit yang memiliki perbedaan.

Artikel sederhana ini menjelaskan secara jelas perbedaan rhematik dan asam urat. Ada beberapa ciri khusus yang membedakan antara asam urat dan rhematik seperti nyeri pada sendi-sendi tangan. Sementara asam urat, seringnya nyeri pada kaki. Kalau rhematik di segala sendi bisa terjadi, bahkan di sendi rahang.

Perbedaan lainnya, nyeri sendi pada asam urat cenderung hanya terjadi pada satu bagian tubuh saja. Sedangkan rhematik lebih bersifat simetris. Apabila sendi kanan kena, sendi kiri juga akan kena. Ciri lainnya seperti wilayah sekitar sendi menjadi hangat, terasa nyeri dan memerah juga terjadi. Selain itu, pada rhematik biasanya sendi tangan akan terasa kaku di pagi hari dan berlangsung cukup lama. Kalau lebih dari satu jam, dipastikan itu penyakit rhematik.

Penyebab Rhematik
Rhematik itu umumnya disebabkan oleh daya tahan tubuh yang menyerang kembali bagian tubuh yang normal, biasanya menghasilkan zat IL-6 atau penanda nyeri yang cukup tinggi. IL-6 ini dihasilkan oleh sel darah putih. Harusnya sel darah putih menyerang yang jahat, mereka malah balik menyerang bagian tubuh yang sehat dan normal.

Penyakit rhematik bila tidak segera ditangani, rasa nyeri yang terjadi pada sendi bisa semakin parah dan menganggu kehidupan. Bahkan menurut beberapa ahli bila dibiarkan dapat menyebabkan kelumpuhan. Meski begitu, penyakit ini bukan jenis yang bisa disembuhkan secara total. Obat yang dikonsumsi atau perawatan yang diterima hanya bisa membuat penyakit nya 'tidur' atau tidak muncul.

Selain itu, rhematik bisa disebabkan karena faktor genetik, lingkungan, ras, dan jenis kelamin. Lingkungan seperti pola makan dan pola hidup juga memberi konstribusi yang besar. Kalau faktor-faktor tersebut semuanya ada, mungkin saja kemungkinan terkena penyakit rhematik semakin besar.

Demikian penjelasan singkat tentang penyakit rhematik yang sering diderita umumnya oleh orang yang sudah berusia lanjut. Semoga dengan ini kita bisa mencegahnya, agar dapat beraktifitas sebagaimana mestinya dengan cara menjaga kesehatan.
Perbedaan Rhematik dan Asam Urat
About
Perbedaan Rhematik dan Asam Urat - written by Sri Maya , published at 11:47 PM, categorized as Penyakit . And has 0 komentar
0 komentar Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2013 Muslim Husada by
Some Rights Reserved | Situs Sahabat | Disclaimer | Privacy Police by Harga Mesin