Kalimat Sayang Orang Tua Membangun Ikatan Emosional Terhadap Anak

by Sri Maya , at 12:06 AM
Siapapun orang tua yang ingin menjalin hubungan emosional yang lebih dekat dengan buah hati anak tersayang perlu mengungkapkan rasa sayang tersebut dengan kalimat atau kata-kata yang tulus datang dari lubuk hati yang paling dalam. Ternyata studi dan berbagai penelitian yang dilakukan ke sejumlah anak yang sering diberi kata-kata atau kalimat sayang orang tua, memiliki ikatan emosional yang lebih kuat terhadap anaknya dibanding mereka yang pelit mengeluarkan kata dan kalimat sayang kepada buah hatinya. 

"Kata-kata atau kalimat sayang itu ibarat 'santet' yang menghipnotis anak. Kata-kata itu yang mengikat emosi mereka untuk selalu pulang ke pangkuan kita. Jangan bosan puji mereka untuk hal-hal kecil yang mereka lakukan. Katakan misalnya, 'My life would not be the same without you, my lovely son/daughter'," ujar psikolog klinis, seksolog, hipnoterapis, sekaligus aktivis HIV/AIDSBaby Jim Aditya, dalam acara Sosialisasi Perindungan Anak dan Pendidikan Seks bagi Kepala Sekolah dan Komite SMP Negeri/Swasta DKI Jakarta, di Balai Yos Sudarso, gedung Kantor Walikota Jakarta Utara.

Dengan paparan kata-kata kalimat sayang semacam itu, menurut Baby, lama-lama kata-kata itu akan terngiang dan tertanam dalam hati anak-anak. Sehingga jika mereka sudah kenyang dipuji di rumah, mereka tidak akan mempan dirayu-rayu orang yang berniat jahat di luar sana. Sambung Baby dalam paparan narasinya mengatakan:
"Kalau mereka menyadari bahwa diri mereka berharga bagi kita, mereka akan merasa berdosa kalau menyembunyikan sesuatu dari kita," 
Dia menjelaskan ketika anak menginjak usia belasan tahun, ada beberapa bagian di otaknya yang berkembang lebih cepat, yang berpengaruh pada kondisi mentalnya. Bagian tersebut adalah korpus kalosum (penghubung otak kanan dan kiri), prefrontal cortex (fungsi judgement atau penilaian), dan amygdala (fungsi emosional). Akibat perkembangan yang lebih cepat dari ketiga bagian otak tersebut, tak heran jika seorang anak yang menginjak masa remaja memiliki emosi yang tidak stabil dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Menurut pendapatnya:
"Di masa itu mereka sering mempertanyakan diri sendiri, perubahan apa yang terjadi dalam dirinya. Kalau Anda bukan orang tua yang bisa menjadi sahabat mereka, mereka akan lebih nyaman dan percaya perkataan orang lain, seperti temannya. Pendapat teman kemudian menjadi yang paling penting," 
Baby mewanti-wanti jika pada masa tersebut orang tua tidak hadir dalam kehidupan mereka untuk memberikan bimbingan, maka jangan salahkan kalau mereka salah mengambil langkah. Misalnya saja dengan menjadi salah bergaul, terlibat seks bebas atau obat-obatan terlarang, dan lain-lain.
Kalimat Sayang Orang Tua Membangun Ikatan Emosional Terhadap Anak
About
Kalimat Sayang Orang Tua Membangun Ikatan Emosional Terhadap Anak - written by Sri Maya , published at 12:06 AM, categorized as Anak , Psikologi
Comment disabled
Copyright ©2013 Muslim Husada by
Some Rights Reserved | Situs Sahabat | Disclaimer | Privacy Police by Harga Mesin